KAWASAN INDUSTRI TERBAIK UNTUK MENJALANKAN USAHA

 

PELAYANAN PRIMA BAGI PARA INVESTOR

Pengelolaan yang prima menjadikan kawasan industri MM2100 meraih predikat kawasan industri terbaik di Indonesia. Berbagai fasilitas yang membedakan dengan kawasan lain membuat investor betah berada di kawasan ini. Keamanan dan kenyamanan bagi investor salah satu prioritas yang di berikan bagi investor.

Mengelola sebuah kawasan industri dengan 171 perusahaan (128 diantaranya berasal dari Jepang) sebagai penyewa (tenant) bukanlah hal mudah. Seperti di kawasan industri MM2100 yang di bangun sejak tahun 1990 berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi investor yang bermaksud menanamkan modalnya di Indonesia.

Kawasan yang terintegrasi yang dibangun dan di kelola oleh PT.Megalopolis Manunggal Industrial Development merupakan kerja sama antara Marubeni Corporation dari Jepang dan Argo Manunggal Group dari Indonesia. MM2100 menempati lokasi yang strategis yaitu di samping jalan tol Jakarta-Cikampek yang terhubung dengan jalan tol JORR (Jakarta Outer Ring Road), KM 24 di Kecamatan Cikarang Barat,Bekasi,Jawa Barat.

Dengan luas area 805 hektar MM2100 dibangun dalam waktu tiga periode yaitu phase 1 (Agustus 1990 – Maret 1992) dengan pembangunan seluas 240 hektar. Sementara phase II yang berlangsung pada Juni 1992 – Desember 1994 menyelesaikan pembangunan fisik seluas 120 hektar. Untuk phase III sejak Mei 1996 dengan luas 445 hektar. Terakhir, phase IV merupakan phase pengembangan seluas 129 hektar yang mulai beroperasi tahun 2014. “Tahap keempat bukan kita yang punya tanah tapi yang manage kita,” kata Darwoto, General Manager MM2100.

Sebagai sebuah kawasan industri yang harus memiliki akselerasi tinggi terhadap jalan utama, Kawasan Industri MM2100 memiliki kelebihan disbanding kawasan industri lain yang ada di sekitarnya. Jalan masuk utama di jalan tol Jakarta – Cikampek, KM 24 di Kecamatan Cikarang Barat,Bekasi,Jawa Barat, MM2100 memiliki beberapa jalan alternative masuk ke kawasan. Ini memudahkan bagi para penyewa (tenant) di sini terutama yang keluar masuk membawa bahan baku atau produk jadi untuk tujuan ekspor.

Sebagai Kawasan Industri yang terintegrasi, MM2100 memiliki berupaya menarik investor agar menjalankan usahanya di sini. Berbagai keunggulan yang ditawarkan berhasil menarik investor. Tak hanya lahan yang siap pakai namun fasilitas lain yang digarap serius agar para investor ini nyaman.

Masalah keamanan yang sering menjadi perhatian para investor merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh pengelolanKawasan Industri MM2100. Pihak pengelola berupaya mengoptimalkan keamanan bagi investor agar terjamin selama pabrik beroperasi. Seperti diungkapkan oleh Darwoto, “untuk security itu tanggung jawab kita”. Realisasinya pola pengamanan dibagi menjadi enam sektor.

“kita simpan mobil patrol dan setiap sektor mobil itu mengawasi sektornya”, ungkap Darwoto.

Cara ini akan lebih efektif disbanding jika dipusatkan di suatu tempat. Mobil patrol ini akan berkeliling di sektor masing-masing. Setiap putaran menghabiskan sekitar 40 menit untuk kembali ke titik awal.

Di samping itu ada juga patrol umum yang mengawasi lebih banyak sektor. Dengan menggunakan komunikasi handy talkie setiap kejadian yang terjadi dapat dipantau oleh pihak-pihak yang terlibat dalam urusan security ini. “Bahkan tenant yang ingin mengetahui channel yang dipakai, kita kasih juga, “kata Darwoto.

Dengan canggihnya sistem komunikasi yang ada di telepon seluler, petugas keamanan sekarang didukung oleh grup What’s App (WA) dan aplikasi di Android sebagai substitusi HT bernama Zello, terutama bila pancar ulang menjadi masalah. Chief Security juga harus terhubung dengan tenant di sektor tersebut.

Hal lain yang dilakukan oleh manajement Kawasan Industri terkait keamanan adalah adanya BKPM atau Balai Kemitraan Polisi dan masyarakat. Konsep BKPM yang mengadopsi system pemolisian masyarakat di Jepang merupakan satu-satunya yang ada di Kawasan Industri di Indonesia. “Konsep ini merupakan kerja sama dengan JICA”, kata Darwoto.

Pemolisian masyarakat itu sebenernya konsep kerja binmas. Di dalam sebuah komunitas ada pos polisi yang tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para polisi ini harus kenal dengan warganya. Nah, ketika ada permasalahan warga dia bertindak sebagai konselor. Ketika ada tindakan kejahatan dia bertindak sebagai polisi.

Di Jepang sendiri dengan pos yang relative kecil, polisi ini melakukan hal seperti membersihkan,menyapu,hingga menggepel pos tersebut. “Sepertinya di budaya kita masih belum bisa”, ungkap Darwoto.

Kalau BKPM ini ditempatkan di Kawasan Industri, masalah yang dihadapi seperti mogok kerja itu informasinya akan lebih cepat. Demikian pula jika ada demo, pos polisi BKPM sudah tau, dimana titik kumpul dan dikawal sehingga tidak menyimpang.

Masyarakat itu tak hanya terkait Industri tapi juga masyarakat di sekitar Kawasan. Oleh sebab itu yang terlibat di BKPM adalah tokoh-tokoh yang ada di sekitar Kawasan Industri, seperti tokoh pemuda atau tokoh yang sudah senior. Sementara lagi kerja sama dengan (JICA) ini akan berakhir namun konsep BKPM akan tetap dipertahankan.

Untuk pencegahan kebakaran, pengelola menyiapkan mobil pemadam kebakaran yang siap sedia bisa sewaktu-waktu ada musibah kebakaran. Petugas pemadam kebakarang siap selama 24 jam.

Semua itu tentunya untuk kenyamanan dan sekaligus keamanan para investor agar betah berusaha di Indonesia. Apalagi saat ini Kawasan Industri sudah masuk Kawasan vital nasional yang layak dilindungi oleh negara.

Berbagai fasilitas lain menjadi daya Tarik bagi calon investor untuk menjalankan usahanya di Kawasan Industri ini. Selain ada pos informasi bagi tenant juga tersedia pengolahan air bersih dan air limbah, jaringan air bersih dan air limbah,listrik,gas dan telepon. Sementara untuk pengaturan air ada drainase saluran air hujan dan pond (situ).

Jalan utama di Kawasan juga terbilang mulus dengan kualitas yang tak kalah disbanding jalan tol. Jalan ini terdiri dari jalan sekunder dan inspeksi. Sedangkan bagi ekspatriat yang bermaksud tinggal di sekitar Kawasan, pengelola menyediakan servis apartement dan restaurant termasuk restaurant Jepang.

Bagi yang tidak makan di restaurant, di sini tersedia food court  yang tersebar di empat lokasi. Kantin makan ini menurut Darwoto biasanya dipenuhi oleh karyawan. Dulu pedagang ini tidak ditata dan menjajakan dagangannya di sembarang tempat. Sekarang setelah ditata mereka bisa dengan tenang melakukan usaha. Bahkan, untuk makanan tertentu sudah ada yang menjadi favorit karyawan. Misalnya mie ayam atau bebek goring yang selalu di serbu pengunjung saat makan siang tiba.

Untuk memudahkan tenant maupun karyawan bertransaksi  tersedia beberapa kantor bank pemerintah maupun swasta, seperti : Bank Mandiri, CIMB Niaga, OBCN NSP, BNI 46. Semuanya ditambah dengan “ATM Center” berbagai bank.

Kawasan Industri MM2100 juga menyediakan kantor pelayanan Bea Cukai. Bagi tenant yang melakukan kegiatan (ekspor-impor) tak perlu mengurus kepabeanan di pelabuhan. Di Kawasan ini pengurusan Bea Cukai bisa dilakukan sesuai kebutuhan.

Fasilitas lain yang disediakan tak jauh berbeda dengan kawasan lain. Namun beberapa bisa jadi taktersedia di Kawasan Industri lain. Sebut saja misalnya kantor FKKSM MM2100 (Forum Komunikasi Koordinasi Sumberdaya Manusia) dan SMK Mitra Industri MM2100.

“Forum HRD adalah untuk (berkumpul) praktisi human resources yang ada di kawasan”, kata Darwoto. Tak hanya itu, pihak pengelola juga menyiapkan kantor di sini. Untuk bertemu atau rapat dan juga melakukan training (pelatihan) disiapkan di area bounded center yang sudah tidak dipakai. Mereka membicarakan permasalahan sekitar tenaga kerja termasuk bila ada rencana mogok.

Sementara itu untuk menyediakan tenaga kerja terampil dan bersertifikat, MM2100 membangun sekolah kejuruan setingkat SMK. Dengan nama SMK Mitra Industri sekolah ini sudah meluluskan dua angkatan. Para lulusannya sudah terserap di berbagai Industri di Kawasan ini maupun di luar. Sebagian ada yang magang ke Jepang dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

BERBAGAI FASILITAS YANG DI SEDIAKAN DI MM2100

            • Akses jalan masuk Kawasan Industri MM2100
              • Akses jalan utama menuju kawasan industri di KM 24 dengan lebar 48m dengan kondisi Sangat bagus dan lancar
              • Akses jalan alternative menuju kawasan ada 5, dengan kondisi cukup bagus dan lancar.
            • Jalan di dalam Kawasan Industri
              • Jalan utama dengan ROW 48-60m dengan 2 line 2 arah dengan lebar 9-10m.
              • Jalan secondary dengan ROW 20-27m dengan 1 line 2 arah dengan lebar 8-10m.
              • Jalan inspeksi dengan ROW 6-8m dengan 1 line 2 arah dengan lebar 4-6m.
            • Jaringan pembuangan air kotor yang terpisah dari air hujan, berupa saluran tertutup dari precast beton diameter 300-700mm
            • Mainhole air kotor untuk menyambung saluran air limbar dari tenant
            • Instalasi pengolahan air bersih dengan kapasitas 72.000 m₃/ hari, termasuk jaringan distribusi air bersih.
            • 2 Intake untuk pengambilan air baku dari sungai Tarum Barat, dengan kapasitas max 1.200.000m₃/bulan.
            • Jaminan penyediaan :
              • Listrik dari PLN, Cikarang Listrindo
              • Gas dari PGN, Lgas, Air Liquide
              • Telekomunikasi dari Telkomsel,Indosat,NTT,Icon+
            • Sistem drainase berupa saluran batu kali, U-ditch terbuka dan tertutup
            •  Retention pond ada 6 buah dengan total kapasitas 1.200.00 m₃ dengan total luas 25,48H
            •  Sistem resapan berupa biopori dengan jumlah ±6.000 buah kapasitas ±1.200 m₃

    Kawasan Industri MM2100 yang telah beroperasi sekitar 26 tahun tentunya terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para investor yang telah mempercayakan dalam mambangun usaha nya di sini. Perhatian besar dari pihak pengelola Kawasan bahkan tidak selalu disediakan di Kawasan Industri lain.

    Sebagai pengelola Kawasan Industri, pihak manajement MM2100 pada awal menerima calon tenant sudah menetapkan kriteria tertentu. Tidak semua jenis industri bisa diterima di sini. Pabrik yang banyak menghasilkan asap sehingga berpotensi mencemari lingkungan jelas bukan termasuk yang akan berada di sini. Artinya pabrik yang ada di sini bisa dikatakan mendukung program lingkungan bersih baik dari pemerintah maupun dari pihak kawasan sendiri.

    Sertifikat system manajement terintegrasi adalah salah satu contoh untuk menjalankan kegiatan di Kawasan. MM2100 saat ini memiliki ISO 9001,14001, dan OHSAS 18001 dan mulai tahun 2012 mengimplementasikan prinsip-prinsip ISO 50001. “itu prinsipnya yang dijalankan di sini, belum meraih sertifikat ISO-nya”, ungkap Darwoto.

    Selain itu Kawasan Industri MM2100 juga memiliki AMDAL Kawasan Industri, yang disahkan oleh menteri perindustrian dan perdagangan tahun 2000 No.645/MPP/7/2000. Juga menjalankan peraturan pemerintah yang berlaku dan mempunyai peraturan perusahaan sebagai pengelola Kawasan Industri ( DOR,EMA,SPA,IRR, Guide Book dan Tata Cara Membangun).

    Dalam hal lingkungan, sekali lagi, MM2100 memiliki organisasi ECO (Environmental Control Officer) yang anggotanya dari petugas lingkungan di masing-masing tenant/perusahaan sehingga memudahkan komunikasi, sharing informasi, monitoring lingkungan dengan semua tenant. Di samping itu semua tenant memiliki UKL-UPL dan melaksanakan implementasi atau monitoring setiap 6 bulan.

    Berkaitan dengan limbah yang sering jadi persoalan, semua tenant untuk mengkerjasamakan pengelolaan limbah B3, non B3 ekonomis dan sampah domestik ke pihak ke III yang berijin dari pemerintah. Pihak manajement MM2100 juga sudah melakukan pemilahan sampah organic yang diolah menjadi kompos dan sampah anorganik yang dipilah antara yang ekonomis dan sisanya di kirim ke Burangkeng – tempat pembuangan akhir.

    Untuk sarana ibadah di MM2100 terdapat masjid dan fasilitas manasik haji untuk umum. Dengan miniature kabah yang besarnya setengah kabah yang sebenarnya, di lokasi ini di jadikan tempat manasik haji terutama oleh pelajar TK/PAUD. Selama dua hari ribuan anak-anak ini memenuhi area masjid dan manasik. Ini membuktikan bahwa lahan atau area di kawasan lingkungan tidak dijadikan tempat komersiil semata. Hubungan erat dengan pihak luar terutama masyarakat yang berdekatan dengan kawasan terus dilakukan.

    Sementara untuk karyawan, pihak MM2100 menyelenggarakan kompetisi olah raga setiap dua tahun antar perusahaan-perusahaan yang ada di dalam kawasan industri MM2100 yang disebut POR KIND MM2100 (Pekan Olah Raga Kawasan Industri MM2100). Selain tersedia sarana olahraga, hobi karyawan juga tersalurkan serta menikmati kebersamaan dengan rekan-rekannnya yang bekerja di perusahaan lain. “Antusiasme di tunjukan oleh semua tenant  di sini. Bahkan mereka bayar untuk mengikuti acara ini”, terang Darwoto.

    Berbagai upaya berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dilakukan sejak lama oleh pengelola kawasan. Tak heran upaya ini menjadikan Kawasan Industri MM2100 meraih penghargaan dari kementrian perindustrian sebagai pengelola Kawasan Industri Terbaik di Indonesia sekaligus meraih Kawasan Industri dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan (Best Performace In Environmental Manajement)

  • PENGELOLAAN LINGKUNGAN DARI HULU SAMPAI HILIR
  • Pengelolaan Lingkungan di Kawasan Industri MM2100 merupakan dilakukan secara terpadu. Pihak MM2100 berupaya melibatkan tenant di setiap proses Pengelolaan lingkungannya. Menjadi Kawasan Industri terbaik dalam Pengelolaan Lingkungan
  • Bila kita masuk ke Kawasan Industri MM2100 yang dikelola oleh PT.Megalopolis Manunggal Industrial Developmnet akan terlihat konsep tata kelola kawasan (pabrik) yang rapi. Berbeda bila kita melintas pabrik di luar Kawasan. Itulah sebabnya pemerintah mengarahkan Industri untuk pindah ke Kawasan Industri.

    Masalah pengelolaan yang tertata rapi, jalan yang bagus, serta deretan pabrik yang enak di pandang mata merupakan bagian yang menjadi daya Tarik bagi investor menjalnkan usahanya. Satu lagi yang harus mendapat perhatian pengelola Kawasan Industri adalh pengelolaan lingkungan

    Pemerintah sendiri sesuai peraturan pemerintah No.24 Tahun 2009 tentang Kawasan Industri (pasal 23) mewajibkan perusahaan industri dalam kawasan industri memiliki upaya pengelolaan Lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan Lingkungan (UPL); yang kedua, perusahaan industri di dalam kawasan industri yang mengelola atau memanfaatkan limbah bahan berbahaya dan beracun wajib menyusun AMDAL dan mendapat pengesahan;

                    Sehingga bisa dikatakan semua pengelola kawasan industri memiliki tata kelola lingkungan yang mengacu pada sejumlah perundang-undangan dan peraturan yang ada. Secara normative semua persyaratan itu akan dipenuhi.

    Dikawasan Industri MM2100 sendiri pengelolaan lingkungan tak hanya berkaitan dengan limbah yang dihasilhkan oleh industri yang ada. Berbagai aspek terkait lingkungan,dari air limbah, hingga manajement pengelolaan lingkungan dilakukan secara terintegrasi.

    “Dari awal pemilihan tenant saja sudah diseleksi”, ungkap Darwoto, General manager MM2100. Artinya tidak sembarangan jenis usaha bisa melakukan usahanya di sini. Ini jelas terkait dengan lingkungan. Karena bila pabrik menghasilkan polutan yang tinggi dan menggangu itu jelas tak masuk kriteria ‘penghuni’ MM2100.

    Secara umum kebijakan lingkungan yang dilakukan oleh pengelola MM2100 bersumber pada : pertama, terpenuhnya peraturan dan perundang-undangan yang berlaku termasuk yang berhubungan dengan pelayanan jasa,lingkungan,energy, dan K3. Kedua, memastikan ketersediaan sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran dan meningkatkan sistem manajement terintegrasi serta meningkatkan performa energy secara berkelanjutan. Ketiga, adalah melaksanakan prasional perusahaan yang ramah lingkungan, melakukan penghemataan sumber Daya alam, melakukan pengelolaan energy (bahan bakar,listrik,gas) termasuk perencanaan dan pengadaan dan berkontribusi dalam konversi keanekaragaman hayati serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan pencemaraan lingkungan.

    Kebutuhan akan air bersih di sebuah kawasan industri merupakan hal penting. Kawasan Industri MM2100 menjamin ketersediaan air bersih bagi semua tenant secara terpusat. “Air dari perusahaan masuk ke sistem, ke (saluran) pipa dan pipa itu ada dua. Untuk air bersih dan air kotor”, jelas Darwoto

    Untuk jaringan pembuangan air kotor sendiri dipisahkan dari air hujan. Air kotor masuk  ke saluran tertutup dari precast beton diameter 300-700mm. Mainhole air kotor untuk menyambung saluran air limbah dari tenant. Dengan adanya sistem melalui dua pipa ini pihak MM2100 bisa melakukan monitoring kepada seluruh perusahaan yang ada. Pengelolaan air bersih dan limbah terintegrasi. “perusahaan tidak boleh membuang air sembarangan”, kata Darwoto.

    Instalasi pengolahan air bersih dengan kapasitas 72.000m₃/hari, termasuk jaringan distribusi iar bersih. Untuk pengambilan air baku dari sungai Tarum Barat tersedia dua “intake” (bagunan yang berfungsi sebagai penyadap atau penangkap air baku) dengan kapasitas max 1.200.000m₃/bulan

    Pihak MM2100 juga berupaya melakukan konservasi air berupa backwash air industri. Namun untuk melakukan recycle air kotor masih belum karena membutuhkan investasi besar. Saat ini air industri dibersihkan kemudian dibunag ke sungai atau ke pond (situ) yang ada. Demikian pula pihak MM2100  berupaya melakukan efisiensi penggunaan air bagi karyawan dan tamu untuk pengurangan air industri untuk siram tanaman,pembersihan jalan, dan flusing hydrant. Untuk mendukung pengolahan air bersih MM2100 memiliki WTP (Water Treatment Proccess) dengan kapasitas 72 ribu m₃ perhari- air untuk industri atau tenant yang ada. Sementara ijin KIPAS yang diperoleh MM2100 sebanyak 1,2m₃ per bulan diapakai 1,1 juta.

    Satu hal yang tidak dimiliki oleh kawasan industri lain adalah adanya instalasi pengelolaan air limbah kapasitas 45.000m₃/hari. “Ini mungkin yana terbesar untuk sebuah Kawasan Industri”, kata Darwoto . Dengan kemampuan mengelola limbah sebanyak itu, MM2100 tak hanya mengelola limbah (air kotor) dari dalam kawasan tapi juga kawasan yang berdekatan yang masih satu kelompok usaha.

    Sementara itu untuk limbah, selain limbah cair juga ada limbah industri. Untuk pengendalian buangan air limbah dilakukan melaluli IPLC (izin pembuangan limbah cair) No. 503.10/Kep.015-BPMPPT/IV/2014. Dan semua itu harus dilaporkan secara berkala. Pelaporan pengendalian pencemaraan air setiap tiga bulan kepada BPLHD Kabupaten, propinsi dan KLHK. Sedangkan pelaporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan dalam bentuk laporan RKL/RPL setiap enam bulan sekali kepada BPLHD Kabupaten,propinsi,dan KLHK.

    “Di tingkat internal, masih di dalam kawasan, setiap tenant ada penanggung jawab mengenai environment”, kata Darwoto. Pihak kawasan akan selalu berkomunikasi dengan PIC (personal in charge) secara rutin. Sehingga bila ada limbah bermasalah akan ketahuan karakternya seperti apa.

    Pelaporan limbah dikelompokan berdasarkan karakter limbah tersebut. Kelompok A adalah limbah tergolong berat yang dihasilkan dari industri dengan pelaporan sebulan sekali. Sedangkan limbah kelas B yang berada di bawahnya dua bulan sekali. Adapula limbah yang pelaporannya selama tiga bulan dan enam bulan sekali.

    Limbah dari tenant akan diangkut ke suatu tempat dengan bekerja sama dengan pihak ketiga. Limbah diangkut dari masing-masing pabrik ke sebuah depo penampungan, setelah terkumpul dipindahkan lagi oleh perusahaan yang ditunjuk untuk diolah. Cara ini akan memudahkan tenant karena seberapa banyak limbah yang dihasilkan akan tetap diangkut ke penampungan.

    Tak hanya itu, pihak MM2100 juga terus melakukan pemantauan hasil effluent IPAL (instalasi pengolahan air limbah yang meliputi pemantauan debit harian effluent (limbah cair atau air kotor) Sementara analisis dilakukan secara harian oleh pihak kawasan yang dilakukan setiap hari di laboratorium milik sendiri (PT.MMID). Selain itu ada analisis bulanan yang dilakukan oleh laboratorium perum jasa tirta II dan analisis tiga bulanan oleh laboratorium independen. Dengan demikian setiap limbah yang dihasilkan akan terus terpantau. Laporan secara preriodik diberikan ke pemerintah berdasarkan data yang di peroleh dari laboratorium dimiliki oleh MM2100. Di internal kawasan sendiri memiliki personil dengan kompetensi pengelolaan air limbah termasuk operatornya. Adanya personil ini menjadi jaminan bahwa semua proses yang dijalankan serta laporan yang dibuat dapat dipertanggung jawabkan.

    Tak hanya itu, menurut Darwoto di kawasan industri juga dilakukan pengecekan baku mutu limbah gas dan debu. Seperti pengecekan kebauan di area WTP yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Kedua, pengecekan emisi genset enam bulan sekali. Dan terakhir pengecekan udara Ambient  di Sembilan titik di luar dan di dalam kawasan industri setiap tiga bulan sekali. Di dalam empat titik dan di perbatasan dengan pemukiman penduduk lima titik. Dengan demikian baku pemenuhan mutu ini juga untuk warga yang tempat tinggalnya berdekataan dengan kawasan industri.

    Berkaitan dengan pengelolaan sampah pihak MM2100 membagi tiga kategori sampah : pertama, sampah di area infrastruktur dan fasilitas; kedua, sampah dari perbatasan kawasan dengan perkampungan sekitar; ketiga, sampah dari empat kantong pedagang. Bahkan dari tenant sendiri sudah diminta dipisahkan antara sampah organic dan anorganik. Namun permasalahannya, seperti diungkapkan oleh Darwoto, setelah dibawa oleh pihak pemerintah daerah dan dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah itu tercampur lagi. Pihak MM2100 sendiri merencanakan memisahkan armada pengangkut (antara sampah organic famn anorganik) hanya saja mudah karena keterbatasan armada.

    Ini yang disayangkan karena dari kedua jenis sampah itu bisa dimanfatkan misalnya sampah organic menjadi kompos. Di kawasan industri MM2100 juga dipasang teknologi Organica yang merupakan teknologi pertama di Indonesia dan pertama di dunia industri. Organica merupakan teknologi dari Hungaria untuk mendaur ulang air yang di kombinasikan dengan pengembangan tanamam tertentundi atasnya dengan bantuan kultur bakteri. Tanaman ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses daur ulang di sini.

    Semua teknologi berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dinikmati oleh dan merupakan fasilitas yang bagi mereka. Keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan secara terpadu menjadikan MM2100 meraih penghargaan sebagai kawasan indsutri dengan kinerja terbaik di bidang pengelolaan lingkungan